DENPASAR, EXTREMMEPOINT.COM: -Jalan tol
layang sepanjang sekitar 11 Km yang menghubungkan Denpasar-Nusa Dua,
Bali akan mulai dibangun pada 21 Desember 2011. Proyek yang
mengalokasikan dana sekitar Rp 2 triliun ini ditargetkan rampung pada
akhir 2012 mendatang.
"Dalam waktu dekat akan segera dilakukan tender dan
pada 21 Desember nanti sudah dimulai pembangunannya," ujar Deputi
Menteri BUMN Bidang Insfrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin
kepada pers, Senin (28/11), di Nusa Dua, Bali, seusai memimpin Rapat
koordinasi BUMN Kedeputian Bidang Usaha dan Insfrastruktur dan Logistik.
Dia menyebutkan, empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Bali Tourism Development Corporation (BTDC), PT Pelindo III, PT Angkasa Pura (AP) I dan PT Jasa Marga akan melakukan
konsorsium guna membangun jalan tol ini. "Anggaran pembangunan jalan tol ini bukan dari APBN, tapi dari keempat perusahaan konsorsiouitu," paparnya.
konsorsium guna membangun jalan tol ini. "Anggaran pembangunan jalan tol ini bukan dari APBN, tapi dari keempat perusahaan konsorsiouitu," paparnya.
Pembangunan jalan tol pertama di Bali ini bertujuan untuk mengatasi arus kemacetan lalu lintas di Pulau Dewata yang sudah sangat memprihatinkan saat ini. Jalan nantinya dibangun mirip jalan tol Suramadu, yakni berupa jembatan di atas permukaan laut dan hutan bakau. "Tinggi jembatan jalan tol ini sekitar dua meter dari permukaan laut," imbuhnya, sembari menambahkan, pembangunan jembatan jalan tol ini tidak akan mengganggu jalur pelayaran di Pelabuhan Benoa dan jalur penerbangan di sekitar Bandara Ngurah Rai, Bali.

Pada rakor itu juga telah ditandatangani MoU tentang pembentukan Konsorsium Pengembangan Benoa Cruise Terminal dan Marina.(Tety)